HTML & CSS Tingkat: Pemula 4 menit baca 3 contoh kode
Kerangka HTML pertamamu, baris demi baris
Membuat berkas index.html dari folder kosong, memahami arti setiap baris kerangka, lalu membukanya di peramban.
Dimas Prakoso
Terbit
Seri Halaman web pertama Bagian 1 dari 5
Lihat semua bagian seri ini
- Kerangka HTML pertamamu, baris demi baris (sedang dibaca)
- Judul, daftar, tautan, dan gambar
- CSS pertamamu: warna, huruf, dan jarak
- Tata letak dengan flexbox: menjajarkan tanpa pusing
- Membuat halaman nyaman di ponsel dengan media query
Daftar isi
Yang akan dipelajari
- Apa itu HTML dan apa bedanya dengan CSS dan JavaScript
-
Menyiapkan folder proyek dan berkas
index.html - Arti setiap baris pada kerangka HTML minimal
- Membuka halaman di peramban dan memuat ulang setelah mengubah kode
Prasyarat
- Komputer atau laptop dengan peramban apa saja
- Editor kode apa saja (editor teks bawaan pun cukup)
- Belum perlu pengalaman ngoding sama sekali
Semua halaman web, sesederhana atau serumit apa pun, berangkat dari satu berkas teks berisi HTML. Di bagian pertama seri ini kita membuat berkas itu dari nol dan membahas isinya pelan-pelan. Tidak ada yang perlu dihafal: tujuan kita hanya paham kenapa setiap baris ada di sana.
Apa itu HTML
HTML adalah bahasa untuk memberi struktur pada isi halaman: mana judul, mana paragraf, mana gambar, mana tautan. HTML bukan bahasa pemrograman; ia tidak menghitung atau mengambil keputusan. Tugasnya menandai isi supaya peramban tahu cara menampilkannya.
Dua bahasa lain akan menyusul di seri ini dan seri berikutnya. CSS mengatur tampilan (warna, huruf, tata letak), sedangkan JavaScript mengatur perilaku (apa yang terjadi saat tombol diklik). Urutan belajarnya memang begitu: struktur dulu, tampilan kemudian, perilaku belakangan.
Menyiapkan folder dan berkas
Buat satu folder khusus untuk latihan, misalnya halaman-pertama. Di dalamnya buat berkas baru bernama index.html. Nama ini bukan kebetulan: server web umumnya mencari berkas index.html sebagai halaman utama sebuah folder.
halaman-pertama/
└── index.html
Kerangka minimal
Buka index.html di editor kode, lalu ketik kerangka berikut. Sebaiknya diketik sendiri, bukan disalin, supaya tangan ikut terbiasa dengan polanya.
<!doctype html>
<html lang="id">
<head>
<meta charset="utf-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
<title>Halaman pertamaku</title>
</head>
<body>
<h1>Halo, dunia!</h1>
<p>Ini halaman web pertama saya.</p>
</body>
</html>
Simpan berkasnya. Dua belas baris ini sudah merupakan halaman web yang sah dan lengkap.
Membedah baris demi baris
Mari lihat satu per satu apa yang baru saja kita tulis.
-
<!doctype html>memberi tahu peramban bahwa dokumen ini memakai HTML modern. Selalu letakkan di baris pertama. -
<html lang="id">adalah pembungkus seluruh dokumen. Atributlang="id"menyatakan isi halaman berbahasa Indonesia; ini membantu pembaca layar memilih pelafalan yang benar. -
<head>berisi keterangan tentang halaman yang tidak tampil sebagai isi: judul tab, pengaturan karakter, dan nantinya tautan ke berkas CSS. -
<meta charset="utf-8">memastikan huruf beraksen dan simbol tampil benar. -
<meta name="viewport" ...>membuat halaman menyesuaikan lebar layar ponsel. Kita bahas lebih dalam di bagian kelima. -
<title>adalah teks yang muncul di tab peramban dan di hasil mesin pencari. -
<body>berisi semua yang benar-benar terlihat oleh pengunjung.
Perhatikan polanya: hampir setiap elemen punya tag pembuka seperti <p> dan tag penutup seperti </p>, dengan isi di antaranya. Beberapa elemen, misalnya <meta>, tidak punya isi sehingga tidak butuh tag penutup.
Indentasi (jarak menjorok di awal baris) tidak memengaruhi tampilan halaman. Fungsinya membantu manusia melihat elemen mana berada di dalam elemen mana. Biasakan rapi sejak awal; dua spasi per tingkat sudah cukup.
Menambah isi ke body
Sekarang ubah isi <body> supaya mulai terasa seperti halaman milik sendiri. Sepanjang seri ini kita membangun halaman profil sederhana untuk tokoh contoh bernama Rani.
<body>
<h1>Rani Kusuma</h1>
<p>Saya sedang belajar membuat halaman web dari nol.</p>
<p>Halaman ini saya tulis sendiri, baris demi baris.</p>
</body>
Elemen <h1> adalah judul utama halaman; pakai hanya satu per halaman. Elemen <p> adalah paragraf. Kalau kamu menekan Enter berkali-kali di dalam satu paragraf, peramban tetap menampilkannya sebagai satu paragraf. Untuk paragraf baru, tulis elemen <p> baru.
Membuka di peramban
Buka folder latihan lewat pengelola berkas, lalu klik dua kali index.html. Berkas akan terbuka di peramban dan kamu melihat judul besar beserta dua paragraf. Setiap kali mengubah kode, simpan berkas lalu muat ulang halaman di peramban untuk melihat hasilnya.
Kesalahan yang sering terjadi
-
Lupa menutup tag, misalnya menulis
<p>tanpa</p>. Peramban berusaha menebak maksudmu, tetapi hasilnya bisa berantakan. - Tag penutup salah urutan. Elemen yang dibuka terakhir harus ditutup lebih dulu.
-
Menyimpan berkas dengan akhiran
.txt, sehingga peramban menampilkan kodenya sebagai teks biasa. -
Menaruh isi halaman di dalam
<head>. Semua yang ingin dilihat pengunjung tempatnya di<body>.
Ringkasan
- HTML memberi struktur pada isi; CSS mengurus tampilan dan JavaScript mengurus perilaku.
- Kerangka minimal terdiri atas doctype,
<html>,<head>, dan<body>. - Isi yang terlihat pengunjung selalu berada di dalam
<body>. - Alur kerja dasarnya: ubah kode, simpan, muat ulang peramban.
Latihan
Kerjakan tanpa melihat contoh dulu. Buntu itu wajar; intip seperlunya.
- Ganti isi
<title>dengan namamu, lalu lihat perubahannya di tab peramban. - Tambahkan paragraf ketiga yang menceritakan alasanmu belajar membuat web.
- Hapus satu tag penutup
</p>dengan sengaja, muat ulang, dan amati apa yang berubah. Kembalikan setelahnya.
Ditulis oleh Dimas Prakoso
Penulis HTML & CSS · 4 tutorial
Dulu belajar membuat halaman web dari buku pinjaman perpustakaan dan warung internet. Sekarang menulis tutorial yang ia harap dulu pernah ia temukan: runtut, tanpa lompatan, dan selalu bisa dicoba.