Identitas baru kedai kopi lereng gunung
Logo, palet tanah, dan sistem stiker gelas untuk kedai yang menyangrai biji kopi dari kebun keluarga sendiri.
- Klien
- Kopi Lereng Arum (fiktif)
- Bidang
- Kedai & sangrai kopi
- Kategori
- Identitas merek
- Tahun
- 2026
- Durasi
- 5 minggu
- Peran
- Strategi visual, logo, sistem identitas
Brief klien
Kedai berusia tiga tahun ini ingin membuka cabang kedua dan menjual biji kopi sangrai dalam kantong. Logo lama dibuat sendiri di aplikasi ponsel, sulit dicetak kecil, dan tidak dikenali di rak toko oleh-oleh.
Tantangan
- 01 Logo harus tetap terbaca saat dicetak 2,5 cm di stiker gelas dan dicap satu warna di kantong kraft.
- 02 Pemilik ingin cerita kebun keluarga terasa, tanpa ilustrasi gunung yang sudah dipakai banyak kedai lain.
- 03 Anggaran cetak terbatas: semua aplikasi harus bisa dicetak satu atau dua warna.
Proses: sketsa , lalu konsep , lalu final
-
Tahap 01
Sketsa
42 sketsa pensil dari tiga arah: kontur lahan terasering, bentuk biji kopi, dan huruf monogram K-L. Dua arah dibawa ke diskusi pertama.
-
Tahap 02
Konsep
Monogram dari garis terasering yang membentuk huruf L, dipasangkan dengan huruf sans tebal. Palet diambil dari tanah vulkanik, daun kopi, dan kertas kraft.
- Tanah lereng #5b3a29
- Daun kopi #3d5a40
- Kraft #c9a87c
- Busa susu #f3ece1
-
Tahap 03
Final
Logo utama, logo ringkas untuk stempel, sistem stiker per asal kebun, serta panduan pemakaian 18 halaman untuk barista dan percetakan.
- Logo utama & logo ringkas
- Palet warna dan tipografi
- Stiker gelas 3 varian
Hasil
Identitas baru dipakai pertama kali di cabang kedua. Stiker per asal kebun memudahkan barista menjelaskan biji yang sedang diseduh, dan kantong kraft bercap satu warna menekan biaya cetak.
- Biaya cetak kemasan turun ±30% karena cap satu warna
- Kantong biji kopi masuk 4 toko oleh-oleh di kota
Angka dari catatan klien (contoh fiktif).