Tim Debat Bahasa Indonesia Raih Juara II Tingkat Provinsi
Tiga siswa kelas XI melaju sampai babak final setelah menyingkirkan 23 sekolah. Mosi final membahas pembatasan gawai di lingkungan sekolah.
Oleh Salsabila Putri Anindya · Siswi XI-3, Tim Jurnalistik Warta Insan
Tim debat SMA Insan Mulia yang beranggotakan Arkan Mahendra (XI-1), Keisha Ramadhani (XI-3), dan Yusuf Alfarizi (XI-5) meraih juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat provinsi yang berlangsung tiga hari di gedung balai bahasa provinsi.
Di babak final, tim mendapat posisi kontra untuk mosi "Sekolah wajib menyita gawai siswa selama jam pelajaran". Keisha, pembicara kedua, menyoroti bahwa banyak siswa memakai gawai untuk mengakses buku digital dan jadwal tugas, sehingga aturan yang lebih tepat adalah pengaturan, bukan penyitaan.
Pelatih tim, Bapak Hendra Gunawan, S.Pd., mengatakan persiapan dilakukan sejak Juli dengan latihan tiga kali seminggu sepulang sekolah. "Kami latihan dengan mosi acak dan waktu persiapan hanya 30 menit, sama seperti saat lomba. Anak-anak juga rutin membaca opini di koran untuk memperkaya argumen," katanya.
Dengan hasil ini, tim berhak mengikuti seleksi tingkat nasional pada bulan Februari. Sekolah berencana membuka klub debat untuk kelas X agar regenerasi tim berjalan.
Penulis: Salsabila Putri Anindya (Siswi XI-3, Tim Jurnalistik Warta Insan). Penyunting: Ratna Sulistyowati, S.Pd. Koreksi atau tanggapan dapat dikirim ke redaksi@smainsanmulia.test.