Lompat ke isi
← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Bangunan tua berdinding kuning pudar dengan tiga pintu lengkung di bawah pohon

Berdiri 1987

Tentang Museum

UPTD Museum Daerah di bawah Dinas Kebudayaan Kabupaten Giri Kencana, menempati bekas gedung kawedanan di sisi timur alun-alun.

Sejarah singkat

Museum ini bermula dari satu lemari: benda-benda titipan warga yang dikumpulkan seorang guru sejarah di ruang guru sekolahnya.

Ketika lemari itu tidak lagi cukup, pemerintah kabupaten meminjamkan bekas gedung kawedanan yang sudah lama kosong. Sejak dibuka pada 1987, sebagian besar koleksi tetap datang dengan cara yang sama: dibawa sendiri oleh warga, bersama cerita tentang siapa yang membuat dan memakainya.

Ruang pamer museum bercahaya redup dengan vitrin kaca dan alas pajang
  1. 1912 Gedung di sisi timur alun-alun selesai dibangun sebagai kantor kawedanan.
  2. 1987 Gedung dialihfungsikan menjadi Museum Daerah Giri Kencana dengan 214 benda koleksi awal, sebagian besar hibah warga.
  3. 1994 Ruang naskah dibuka setelah berkas surat kawedanan ditemukan di loteng gedung.
  4. 2009 Renovasi atap dan penataan ulang empat ruang pamer tetap; ruang simpan berpengatur kelembapan mulai dipakai.
  5. 2018 Ruang edukasi dan program kunjungan sekolah berjenjang diluncurkan.
  6. 2023 Pangkalan data koleksi selesai disusun; katalog daring mulai dibuka bertahap.

Pengelola

Tim kurator & pengelola

  • Kepala UPTD Museum Daerah

    Drs. Bambang Wirasena, M.Hum.

    Pengelolaan museum

  • Kurator

    Ratna Kusumawardani, S.S.

    Tekstil

  • Kurator

    Yoga Prasetya Adinata, S.Sn.

    Gerabah & alat

  • Kurator

    Dr. Laila Mahardika

    Naskah & foto

  • Konservator

    Fitri Anggraini Sasmita, S.Si.

    Perawatan koleksi

  • Edukator

    Dimas Arya Wicaksana, S.Pd.

    Kunjungan sekolah & lokakarya

  • Registrar

    Nurul Hidayati Pramesti, A.Md.

    Pencatatan & pangkalan data koleksi

Nama fiktif; potret berupa ilustrasi.

Dukung museum

Hibah koleksi & relawan

Menghibahkan benda

Punya kain, alat, surat, atau foto lama dari Giri Kencana? Museum menerima hibah sepanjang tahun. Tidak ada biaya apa pun, dan museum tidak membeli benda dari perantara.

  1. Hubungi museum

    Kirim foto benda dan cerita singkat asal-usulnya lewat WhatsApp atau email.

  2. Penilaian kurator

    Kurator menilai kesesuaian dengan koleksi dan kondisi benda, paling lama 14 hari kerja.

  3. Serah terima

    Bila diterima, dibuat berita acara hibah yang ditandatangani kedua pihak. Tidak dipungut biaya.

  4. Pencatatan & perawatan

    Benda diberi nomor inventaris, dibersihkan, lalu disimpan atau dipajang dengan nama penyumbang.

Tawarkan hibah lewat WhatsApp

Menjadi relawan

Relawan membantu memandu pengunjung, mendampingi kunjungan sekolah, dan mencatat penuturan warga. Pendaftaran dibuka setiap awal semester.

Peran relawan, waktu, dan syarat
Peran Waktu Syarat
Pemandu akhir pekan Sabtu atau Minggu, 4 jam Usia 18 tahun ke atas; pelatihan 2 hari disediakan museum.
Pendamping kunjungan sekolah Selasa–Jumat pagi, 3 jam Senang bekerja dengan anak; mahasiswa dipersilakan.
Pencatat penuturan warga Fleksibel Mampu mewawancarai dan menulis ringkasan; perekam disediakan.

Daftar relawan lewat WhatsApp

Demo: WhatsApp terbuka tanpa nomor tujuan. Nomor museum 0812-0000-4718 (fiktif).

Informasi publik

Museum dalam angka

Ringkasan data koleksi dan pengunjung. Semua angka pada demo ini contoh.

Koleksi tercatat menurut kategori (contoh)
Kategori Jumlah Porsi
Tekstil 412 13%
Gerabah 538 18%
Naskah & arsip 276 9%
Alat 643 21%
Foto 1.184 39%
Total 3.053 100%
Pengunjung tahun 2025 (contoh)
Kelompok Jumlah Porsi
Umum 18.420 45%
Pelajar rombongan 14.760 36%
Pelajar perorangan 6.310 16%
Peneliti & tamu undangan 1.130 3%
Total 40.620 100%

Porsi dibulatkan, sehingga jumlahnya bisa berbeda satu angka dari 100%.

Dokumen

Permohonan informasi publik dilayani pada jam kerja lewat email museum@girikencana.test atau langsung di loket. Layanan ini tidak dipungut biaya. Lihat juga halaman Kontak.