← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Jejak Pelan Catatan perjalanan lambat · Nadia Prameswari
Menu

Bukit Sendalu

Bukit setinggi 1.240 mdpl dengan jalur landai dan padang rumput di punggungnya; cocok untuk pendaki pemula.

Bukit rendah & padang rumput · destinasi fiktif

Jalan tanah membelah padang rumput hijau menuju punggung bukit
Foto ilustrasi, bukan foto Bukit Sendalu.

Sekilas tentang tempat ini

Sendalu sering disebut gunung oleh warga sekitar, padahal tingginya hanya 1.240 meter di atas permukaan laut dan puncaknya bisa dicapai dalam tiga jam jalan santai. Justru karena itulah saya menyukainya: tidak perlu menginap di jalur, tidak perlu peralatan berat.

Jalur dimulai dari Desa Tegalwatu, melewati ladang, hutan pinus pendek, lalu terbuka menjadi padang rumput di punggung bukit. Pada pagi yang cerah, dari atas terlihat garis pantai utara dan, jauh di barat, bayangan Pulau Tanarawa.

Kapan datang

  1. Paling disarankan

    Musim kemarau

    Jalur kering dan padang rumput berwarna keemasan. Mulai mendaki sebelum subuh supaya tiba di punggung bukit saat matahari terbit.

  2. Pilihan 2

    Peralihan musim

    Rumput menghijau dan kabut sering menutup pemandangan. Jalur tanah mulai licin di beberapa tanjakan.

  3. Pilihan 3

    Musim hujan

    Pengelola desa kadang menutup jalur setelah hujan lebat. Tanyakan kondisi terakhir ke pos pendaftaran sebelum berangkat.

Catatan kecil

  • Lapor di pos pendaftaran desa sebelum naik dan sesudah turun.
  • Tidak ada sumber air setelah Pos Dua; bawa minimal 1,5 liter per orang.
  • Dilarang menyalakan api di padang rumput.

Tulisan dari Bukit Sendalu

Saring di semua tulisan

Galeri

Foto ilustrasi suasana, sebagian juga dipakai di dalam tulisan.