Parkir Sepeda Beratap Dibangun di Tiga Titik Kampus
Tiga parkir sepeda beratap dengan total 210 rak mulai dipakai pekan ini. Lokasinya di Gedung Kuliah Bersama, Fakultas Teknik dan Rekayasa, dan Asrama Timur.
Oleh Sekar Handayani
Penyunting: Nadia Prameswari
1 menit baca · 220 kata
Tiga parkir sepeda beratap mulai dipakai mahasiswa sejak awal pekan ini. Bagian Sarana dan Prasarana Universitas Arunika Nusantara menempatkannya di sisi barat Gedung Kuliah Bersama, halaman belakang Fakultas Teknik dan Rekayasa, serta pintu utara Asrama Timur.
Ketiganya menyediakan 210 rak: 90 di Gedung Kuliah Bersama dan masing-masing 60 di dua lokasi lain. Rak dibuat model tiang ganda sehingga rangka dan roda depan bisa dikunci sekaligus.
Koordinator Sarana Luar Ruang, Hendro Purnomo, menjelaskan lokasi dipilih dari hitungan sederhana. Selama dua pekan, petugas mencatat sepeda yang diikat di pagar dan tiang lampu pada jam sibuk. Tiga titik itulah yang paling padat.
“Kami tidak ingin membangun di tempat yang bagus di gambar tetapi sepi. Jadi kami ikuti saja di mana sepeda sudah biasa diparkir.”
Parkir dilengkapi lampu yang menyala otomatis mulai petang dan satu pompa angin manual di tiap lokasi. Tidak ada biaya parkir. Pengguna diminta membawa kunci sendiri karena pengelola tidak menyediakan gembok.
Komunitas Gowes Arunika, kelompok pesepeda mahasiswa, menyambut baik fasilitas itu. Ketuanya, Fajar Nugraha, berharap tahap berikutnya menyasar Fakultas Pertanian dan Pangan yang letaknya paling jauh dari gerbang utama.
Bagian Sarana dan Prasarana menyatakan dua lokasi tambahan sedang dikaji dan hasilnya diumumkan pada awal semester depan.
Topik sepedafasilitastransportasi kampus
Tentang penulis
Sekar Handayani
Reporter Kabar Kampus · Agroteknologi, semester 3
Anggota termuda di meja redaksi. Paling sering ditemui di kantin dan kebun percobaan, dua tempat yang menurutnya paling cepat mengabarkan perubahan di kampus.