Profil Desa
Sejarah singkat, arah pembangunan, keadaan wilayah, dan data kependudukan Desa Karangsari.
Sejarah Desa
Menurut cerita para sesepuh, Karangsari berawal dari pedukuhan kecil di tepi Kali Gendol yang dibuka oleh Ki Ageng Sarimulyo bersama beberapa keluarga dari daerah pesisir sekitar akhir abad ke-18. Mereka membuka hutan di kaki Gunung Gendol untuk dijadikan sawah dan tegalan.
Nama "Karangsari" diyakini berasal dari kata karang (pekarangan, tempat tinggal) dan sari (inti, yang terbaik), sebagai harapan agar tanah ini menjadi tempat tinggal yang subur dan tenteram. Pada masa pemerintahan kolonial, Karangsari tercatat sebagai salah satu desa penghasil gula kelapa di wilayah Sidoluhur.
Wilayah desa sekarang terbentuk setelah penggabungan Pedukuhan Wonosari ke Karangsari pada 1979. Sejak itu Karangsari terdiri atas lima dusun: Krajan, Ngampel, Sidomulyo, Karanganyar, dan Wonosari.
Kepala Desa dari masa ke masa
| Periode | Nama |
|---|---|
| 1979–1990 | R. Sastro Wiryono |
| 1990–1998 | Kasmidi |
| 1998–2007 | H. Muchtar Effendi |
| 2007–2013 | Supriyadi |
| 2013–2022 | Rusmanto, S.Sos. |
| 2022–2028 | Sutrisno Hadiwijoyo |
Linimasa
-
± 1790
Pembukaan pedukuhan oleh Ki Ageng Sarimulyo di tepi Kali Gendol
-
1924
Pembangunan bendung Kali Gendol untuk mengairi sawah Krajan dan Ngampel
-
1979
Pedukuhan Wonosari digabungkan; desa terdiri atas lima dusun
-
1998
Listrik PLN masuk ke seluruh dusun
-
2016
BUMDes "Karya Sari" berdiri dengan unit air bersih dan kios desa
-
2022
Kepala desa terpilih saat ini dilantik untuk periode 2022–2028
Visi & Misi
Visi
Terwujudnya Desa Karangsari yang tertib administrasi, terbuka dalam pengelolaan anggaran, dan sejahtera melalui pertanian dan usaha warga.
Misi
- 1 Memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, jelas syaratnya, dan tanpa pungutan.
- 2 Mengumumkan APBDes, realisasi, dan kegiatan pembangunan secara terbuka kepada warga setiap semester.
- 3 Memperbaiki jalan usaha tani, saluran irigasi, dan akses air bersih di seluruh dusun.
- 4 Meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui penguatan posyandu dan pencegahan stunting.
- 5 Mengembangkan BUMDes dan usaha mikro berbasis hasil pertanian lokal.
- 6 Menghidupkan gotong royong serta kegiatan pemuda, perempuan, dan lansia.
Tercantum dalam RPJMDes Karangsari 2022–2028 (Perdes Nomor 3 Tahun 2022).
Kondisi Geografis
- Luas wilayah
- 487,6 ha
- Ketinggian
- 420 mdpl
- Curah hujan
- 2.650 mm/tahun
- Suhu harian
- 22–30 °C
- Ke kecamatan
- 4,5 km
- Ke ibu kota kabupaten
- 23 km
Batas wilayah
| Utara | Desa Tegalrejo, Kecamatan Sidoluhur |
|---|---|
| Timur | Desa Banyuurip, Kecamatan Sidoluhur |
| Selatan | Desa Kedungwaru, Kecamatan Ngadiluwih |
| Barat | Hutan rakyat Gunung Gendol dan Desa Jatisari |
Penggunaan lahan
Jumlah: 487,6 ha
Demografi
Data penduduk per Juni 2026 berdasarkan pemutakhiran data kependudukan desa.
Penduduk per dusun
| Dusun | RW | Jumlah RT | KK | Laki-laki | Perempuan | Jumlah |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Krajan | 01 | 5 | 412 | 668 | 681 | 1.349 |
| Ngampel | 02 | 5 | 356 | 571 | 583 | 1.154 |
| Sidomulyo | 03 | 4 | 298 | 482 | 470 | 952 |
| Karanganyar | 04 | 4 | 331 | 529 | 541 | 1.070 |
| Wonosari | 05 | 4 | 247 | 396 | 402 | 798 |
| Jumlah | 5 RW | 22 | 1.644 | 2.646 | 2.677 | 5.323 |
Kelompok umur (tahun)
Jumlah: 5.323 jiwa
Mata pencaharian utama (penduduk usia kerja)
Sisanya pelajar, mengurus rumah tangga, pensiunan, atau belum bekerja.