Lompat ke isi
← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Dua kain tenun ikat berdampingan: biru tua bermotif putih dan jingga bermotif hitam-putih

Pameran temporer · sedang berlangsung

Benang yang Mengingat

Seratus tahun kain tenun Lembah Sari dan Watukencana

Kain jarang datang ke museum sendirian. Ia datang bersama cerita: siapa yang menenun, kapan dipakai, dan mengapa disimpan. Pameran ini mengumpulkan 42 kain dari dua kecamatan penghasil tenun di Giri Kencana beserta penuturan keluarga yang menyimpannya.

Pengunjung diajak mengikuti perjalanan sehelai kain dari kapas, benang, pewarna, sampai menjadi selendang gendong atau kain upacara keluarga. Sebagian kain dipinjam dari warga dan akan kembali ke pemiliknya setelah pameran usai.

Bagian pameran

  1. Dari kapas ke benang

    Alat pemintal, kapas mentah, dan gulungan benang pintal tangan yang boleh disentuh.

  2. Warna dari kebun

    Contoh kulit kayu, daun nila, dan akar yang dipakai sebagai pewarna, lengkap dengan kain uji celupnya.

  3. Motif dan namanya

    Sulur Kencana, Kembang Padas, dan Banyu Giri: tiga keluarga motif dan cara membedakannya.

  4. Peti keluarga

    Dua belas kain pinjaman warga, masing-masing dengan rekaman suara pemiliknya.

Benda dalam pameran ini

Katalog koleksi

Pameran temporer lain