Kedai Sela Pohon
Kafe di antara tiga pohon mahoni yang dipertahankan, dengan atap bertingkat yang memberi jarak pada setiap batang.
Data proyek
| Jenis | Kafe |
|---|---|
| Lokasi | Bandung |
| Luas bangunan | 184 m² |
| Luas lahan | 420 m² |
| Lantai | 1 lantai + mezanin |
| Tahun | 2023 |
| Status | Terbangun |
| Klien | Usaha kopi milik dua bersaudara |
| Tim | Sekar Anindita, Laras Puspitasari |
Pendekatan desain
Pemilik meminta kafe yang tidak menebang satu pun dari tiga pohon mahoni tua di lahan. Kami memetakan posisi batang dan jangkauan akar bersama tukang setempat, lalu menyusun bangunan sebagai tiga massa kecil yang disambung selasar. Pondasi umpak titik dipakai di dekat pohon agar akar tidak terpotong galian menerus.
Atap dibuat bertingkat sehingga setiap pohon mendapat celah terbuka di atasnya. Celah itu sekaligus menjadi jalur cahaya ke area duduk dalam. Mezanin kecil di atas meja bar dipakai untuk pertemuan komunitas pada malam hari dan bisa ditutup tirai ketika kafe ramai.
Meja bar memakai papan kayu bekas bongkaran rumah panggung yang dibeli dari pengepul. Lantai luar menggunakan paving berpori supaya air hujan tetap meresap ke tanah di sekitar akar. Satu tahun setelah dibuka, ketiga pohon masih sehat dan menjadi alasan pengunjung datang kembali.
01 Galeri
-
01 Selasar penghubung tiga massa -
02 Celah atap di atas batang mahoni -
03 Meja bar dari kayu bongkaran -
04 Mezanin pertemuan di malam hari -
05 Area duduk luar dengan paving berpori