Rumah Cempaka Tujuh
Rumah keluarga di lahan miring dengan satu void tengah yang menjadi sumber cahaya dan jalur angin.
Data proyek
| Jenis | Rumah tinggal |
|---|---|
| Lokasi | Kota Lembang Asri |
| Luas bangunan | 236 m² |
| Luas lahan | 312 m² |
| Lantai | 2 lantai |
| Tahun | 2024 |
| Status | Terbangun |
| Klien | Keluarga dengan dua anak usia sekolah |
| Tim | Raka Hadiwinata, Bima Adiwangsa, Dimas Wiratama |
Pendekatan desain
Lahan di Jalan Cempaka turun hampir dua meter dari depan ke belakang. Daripada meratakan tanah, kami memecah rumah menjadi tiga level setengah lantai yang mengikuti kontur. Dapur dan ruang makan berada di level tengah, sehingga orang tua bisa melihat ruang belajar anak di atas dan teras taman di bawah tanpa harus naik-turun tangga penuh.
Void selebar 2,4 meter di tengah rumah ditutup atap kaca bertritis lebar dengan kisi kayu di bawahnya. Udara panas naik dan keluar lewat jendela jungkit di dinding atas, sementara angin dari taman belakang masuk lewat pintu lipat. Pada siang hari keluarga ini jarang menyalakan pendingin ruangan kecuali di kamar tidur utama.
Material dibatasi pada bata ekspos lokal, plester semen tanpa cat di dinding luar, lantai teraso abu, dan kayu meranti untuk kusen. Pilihan ini membuat anggaran lebih mudah dikendalikan dan perawatannya cukup dengan pembersihan berkala, tanpa pengecatan ulang tiap beberapa tahun.
01 Galeri
-
01 Fasad depan dengan tritis beton tipis -
02 Void tengah dan kisi kayu di bawah atap kaca -
03 Dapur dan ruang makan di level tengah -
04 Teras taman belakang menjelang sore -
05 Tangga baja ringan dengan anak tangga kayu