Kantin Teras Selatan Beralih ke Wadah Guna Ulang
Sebelas kedai di Kantin Teras Selatan berhenti memakai kotak makan sekali pakai untuk makan di tempat. Pembeli yang membawa wadah sendiri mendapat potongan Rp1.000.
Oleh Sekar Handayani
Penyunting: Bagas Wiratama
1 menit baca · 221 kata
Sebelas kedai di Kantin Teras Selatan tidak lagi menyajikan makanan dalam kotak sekali pakai bagi pembeli yang makan di tempat. Sebagai gantinya, pengelola menyediakan 600 piring dan mangkuk guna ulang yang dicuci di satu dapur cuci bersama.
Aturan itu disepakati paguyuban pedagang kantin bersama Unit Pengelola Lingkungan Kampus setelah uji coba satu bulan di tiga kedai. Selama uji coba, sampah kotak makan dari ketiga kedai turun dari rata-rata 14 kantong menjadi 5 kantong per hari.
Potongan bagi yang membawa wadah
Untuk pesanan dibawa pulang, pembeli yang membawa kotak makan atau botol minum sendiri mendapat potongan Rp1.000 per pesanan. Kotak sekali pakai masih tersedia, tetapi dikenai tambahan Rp1.000.
“Awalnya kami khawatir repot mencuci. Ternyata dengan dapur cuci bersama, kami malah tidak perlu lagi belanja kotak tiap pagi.”
Dapur cuci bersama dijaga dua petugas dari pukul 07.00 sampai 16.00. Pembeli diminta mengembalikan peralatan makan ke rak pengembalian di tiga sudut kantin, bukan meninggalkannya di meja.
Koordinator Unit Pengelola Lingkungan Kampus, Aditya Kurniawan, mengatakan kebijakan serupa akan dicoba di kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis mulai bulan depan. Evaluasi dilakukan tiap akhir bulan dengan menimbang sampah yang keluar dari kantin.
Mahasiswa bisa menyampaikan masukan lewat kotak saran di dekat rak pengembalian.
Topik kantinlingkungankebijakan kampus
Tentang penulis
Sekar Handayani
Reporter Kabar Kampus · Agroteknologi, semester 3
Anggota termuda di meja redaksi. Paling sering ditemui di kantin dan kebun percobaan, dua tempat yang menurutnya paling cepat mengabarkan perubahan di kampus.