Tiara dan Kebun Bibit di Belakang Asrama
Ketua Mahasiswa Pencinta Alam Giri Wana itu mengubah lahan kosong di belakang Asrama Timur menjadi kebun bibit. Dalam setahun, 1.900 bibit pohon peneduh keluar dari sana.
Oleh Sekar Handayani
Penyunting: Bagas Wiratama
1 menit baca · 272 kata
Di belakang Asrama Timur, di antara tembok pagar dan tempat jemuran, ada sebidang lahan berukuran delapan kali dua belas meter yang dulu hanya ditumbuhi ilalang. Kini lahan itu dipenuhi deretan kantong bibit yang tertata di bawah paranet. Yang memulainya adalah Tiara Larasati, mahasiswa Kehutanan semester lima.
Tiara adalah ketua Mahasiswa Pencinta Alam Giri Wana. Selama ini kegiatan penanaman unit itu selalu bergantung pada bibit sumbangan yang jumlah dan jenisnya tidak menentu. Ia ingin unitnya punya persediaan sendiri.
“Menanam itu mudah dan ramai-ramai. Yang sepi itu menyiram bibit tiap sore selama delapan bulan. Saya ingin kami belajar bagian yang sepi itu.”
Biji dari halaman sendiri
Bibit pertama berasal dari biji yang dipungut di lingkungan kampus: trembesi, ketapang kencana, dan tanjung. Anggota mengumpulkannya tiap Sabtu pagi, lalu menyemainya di bak bekas. Media tanamnya memakai kompos dari daun kering yang disapu petugas kebersihan.
Dalam setahun, kebun itu menghasilkan 1.900 bibit siap tanam. Sebanyak 600 ditanam di tepi lapangan dan jalur menuju Fakultas Pertanian dan Pangan, sisanya dibagikan kepada warga sekitar kampus dan unit kegiatan lain.
Tiara menyusun jadwal piket siram untuk 31 anggota, dua orang tiap sore. Ia sendiri mengambil giliran Minggu, hari yang paling sering kosong.
Pembina Giri Wana, Ir. Darmawan Hadi, M.Hut., menyebut kebun itu mengubah cara anggota memandang kegiatan alam: bukan hanya mendaki, melainkan juga merawat.
Masa jabatan Tiara berakhir semester depan. Ia sudah menulis buku panduan kebun setebal dua belas halaman untuk pengurus berikutnya. Halaman pertamanya hanya berisi satu kalimat: bibit tidak mengenal libur semester.
Topik lingkunganunit kegiatansosok mahasiswa
Tentang penulis
Sekar Handayani
Reporter Kabar Kampus · Agroteknologi, semester 3
Anggota termuda di meja redaksi. Paling sering ditemui di kantin dan kebun percobaan, dua tempat yang menurutnya paling cepat mengabarkan perubahan di kampus.