Komunitas relawan lingkungan · Kota Tirta Lestari
Merawat Sungai Cikencana, satu Minggu pagi tiap bulan
Sejak 2019 warga Kota Tirta Lestari turun ke bantaran: memungut dan menimbang sampah, menanam pohon, dan mengajar pilah sampah di sekolah. Siapa pun boleh ikut.
Misi kami
Sungai yang bisa didekati lagi oleh warganya
Sungai Cikencana membelah Kota Tirta Lestari sepanjang kurang lebih 9 km. Kami tidak bisa membersihkan semuanya, tetapi kami bisa merawat empat ruas secara rutin dan mencatat hasilnya dengan jujur.
-
Mengangkat
Sampah di bantaran diangkat, dipilah, dan ditimbang tiap bulan sebelum hanyut ke hilir.
-
Menanam
Tebing yang gundul ditanami bibit dari kebun sendiri, lalu dirawat sampai kuat.
-
Mengajak
Kami bercerita di kelas dan di gang bantaran supaya sampah berhenti di rumah, bukan di sungai.
Jadwal terdekat
Tiga aksi terdekat
-
Setiap Rabu ke-3
Edukasi Pilah Sampah ke Sekolah
09.00–11.00 WIB · Sekretariat Relawan Sungai Jernih
Sisa kuota 4 dari 12 (contoh)
-
Setiap Sabtu ke-4
Tanam Pohon Bantaran
07.00–10.00 WIB · Lahan Bantaran Dermaga Lama
Sisa kuota 21 dari 40 (contoh)
-
Setiap Minggu ke-2
Bersih Sungai Bulanan
06.30–10.00 WIB · Kolong Jembatan Kencana, sisi timur
Sisa kuota 23 dari 60 (contoh)
Dampak dalam angka · 2025 · data contoh
Yang tercatat di timbangan dan lembar aksi
- kg sampah terangkut dari sungai
- 4.716
- bibit pohon ditanam di bantaran
- 410
- orang relawan terdaftar di empat peran
- 144
- kali kunjungan edukasi ke sekolah
- 18
Program
Empat kegiatan rutin
Semuanya dijalankan relawan, dengan jadwal tetap supaya mudah diikuti.
-
Bersih Sungai Bulanan
Memungut, memilah, dan menimbang sampah di satu ruas Sungai Cikencana setiap Minggu ke-2.
Minggu ke-2, 06.30–10.00
-
Tanam Pohon Bantaran
Menanam dan merawat bibit pohon peneduh dan penahan tebing di bantaran yang gundul.
Sabtu ke-4, 07.00–10.00
-
Edukasi Pilah Sampah ke Sekolah
Kunjungan dua jam ke sekolah: mengenal jenis sampah, praktik memilah, dan cerita dari sungai.
Rabu ke-3, 09.00–11.00
-
Patroli Sampah
Jalan kaki menyusuri bantaran tiap Kamis sore untuk mencatat titik tumpukan sampah baru.
Kamis, 16.00–17.30
Cerita lapangan
Catatan dari bantaran
-
Catatan aksi ·
Pagi di Muara Kecil: 318 kilogram dalam tiga jam
Muara Kecil selalu jadi ruas tersulit: sampah dari anak sungai tersangkut di akar dan lumpur. Begini jalannya aksi September.
-
Kebun bibit ·
Dari 50 bibit, berapa yang bertahan?
Menanam itu mudah, merawat yang sulit. Kami menghitung ulang bibit di Dermaga Lama setelah tiga bulan kemarau.
-
Edukasi ·
Tiga wadah di sudut kelas
Sudut pilah sampah sering hanya jadi pajangan. Dari enam sekolah yang kami dampingi, ini yang membuatnya tetap dipakai.
Jadi relawan
Cukup satu Minggu pagi tiap bulan. Tanpa biaya, tanpa pengalaman; sarung tangan dan karung kami sediakan.
Daftar relawanDonasi perlengkapan
Karung, sarung tangan, dan bibit habis dipakai tiap bulan. Hitung sendiri kebutuhannya, transfer ke Bank Contoh, dan lihat laporan pemakaiannya.
Lihat kebutuhan