← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id

Aksi berikutnya:

Relawan Sungai Jernih Komunitas relawan Sungai Cikencana
Buka menu
Sungai berbatu mengalir di antara hutan tropis yang rimbun di bawah langit cerah

Komunitas relawan lingkungan · Kota Tirta Lestari

Merawat Sungai Cikencana, satu Minggu pagi tiap bulan

Sejak 2019 warga Kota Tirta Lestari turun ke bantaran: memungut dan menimbang sampah, menanam pohon, dan mengajar pilah sampah di sekolah. Siapa pun boleh ikut.

Kelokan sungai dangkal berdasar kerikil di bawah naungan pepohonan

Misi kami

Sungai yang bisa didekati lagi oleh warganya

Sungai Cikencana membelah Kota Tirta Lestari sepanjang kurang lebih 9 km. Kami tidak bisa membersihkan semuanya, tetapi kami bisa merawat empat ruas secara rutin dan mencatat hasilnya dengan jujur.

  • Mengangkat

    Sampah di bantaran diangkat, dipilah, dan ditimbang tiap bulan sebelum hanyut ke hilir.

  • Menanam

    Tebing yang gundul ditanami bibit dari kebun sendiri, lalu dirawat sampai kuat.

  • Mengajak

    Kami bercerita di kelas dan di gang bantaran supaya sampah berhenti di rumah, bukan di sungai.

Jadwal terdekat

Tiga aksi terdekat

Semua aksi dan arsip

Dampak dalam angka · 2025 · data contoh

Yang tercatat di timbangan dan lembar aksi

Laporan lengkap
kg sampah terangkut dari sungai
4.716
bibit pohon ditanam di bantaran
410
orang relawan terdaftar di empat peran
144
kali kunjungan edukasi ke sekolah
18

Program

Empat kegiatan rutin

Semuanya dijalankan relawan, dengan jadwal tetap supaya mudah diikuti.

Rincian program

Cerita lapangan

Catatan dari bantaran

Semua cerita
  • Relawan bersepatu bot berdiri di air dangkal memasukkan sampah ke kantong biru, terlihat dari lutut ke bawah

    Catatan aksi ·

    Pagi di Muara Kecil: 318 kilogram dalam tiga jam

    Muara Kecil selalu jadi ruas tersulit: sampah dari anak sungai tersangkut di akar dan lumpur. Begini jalannya aksi September.

  • Tangan merawat bibit berdaun hijau di bedeng tanah

    Kebun bibit ·

    Dari 50 bibit, berapa yang bertahan?

    Menanam itu mudah, merawat yang sulit. Kami menghitung ulang bibit di Dermaga Lama setelah tiga bulan kemarau.

  • Lima tempat sampah terpilah dengan tutup berwarna berjajar di depan semak berbunga

    Edukasi ·

    Tiga wadah di sudut kelas

    Sudut pilah sampah sering hanya jadi pajangan. Dari enam sekolah yang kami dampingi, ini yang membuatnya tetap dipakai.

Jadi relawan

Cukup satu Minggu pagi tiap bulan. Tanpa biaya, tanpa pengalaman; sarung tangan dan karung kami sediakan.

Daftar relawan

Donasi perlengkapan

Karung, sarung tangan, dan bibit habis dipakai tiap bulan. Hitung sendiri kebutuhannya, transfer ke Bank Contoh, dan lihat laporan pemakaiannya.

Lihat kebutuhan