← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Teras Hidup pelan di Kembang Arum
Menu

Tentang majalah ini

Teras adalah tempat duduk yang menghadap ke luar.

Majalah ini bermula dari meja makan sebuah rumah di Sekar Wetan, tiga tahun lalu, ketika beberapa tetangga yang gemar menulis sepakat mencatat hal-hal yang mereka lihat dari teras masing-masing: cara orang merawat rumah, menanam di lahan sempit, mengerjakan sesuatu dengan tangan, memasak untuk keluarga, dan menjalankan usaha tanpa tergesa menjadi besar.

Kami menulis tentang Kota Kembang Arum dan hanya tentang Kota Kembang Arum. Lima rubrik kami, Rumah, Kebun, Tangan, Meja, dan Usaha Kecil, diisi oleh satu penyunting dan empat kontributor yang semuanya tinggal di kota ini.

Buku catatan terbuka dengan halaman kosong dan sebatang pena di atas meja kayu
Ilustrasi: buku catatan dan pena di meja kayu.

Manifesto

Enam butir, ditempel di dinding redaksi

  1. Kami menulis yang dekat.

    Semua liputan Teras bisa didatangi ulang dengan sepeda dari meja redaksi. Kalau kami tidak sanggup kembali ke suatu tempat, kami tidak menulis tentangnya.

  2. Kami terbit kalau sudah siap.

    Satu edisi kira-kira sebulan sekali. Bila sebuah naskah perlu satu kunjungan lagi, edisinya menunggu. Pembaca kami sudah terbiasa.

  3. Kami tidak memasang iklan.

    Teras dibiayai iuran pembaca dan tidak menerima imbalan dari narasumber. Barang yang muncul di tulisan kami beli dengan harga biasa.

  4. Kami mencantumkan yang gagal.

    Tomat yang kurus, roti yang bantat, bedeng yang mati. Panduan tanpa bagian gagal biasanya ditulis oleh orang yang belum mencobanya.

  5. Kami menyebut nama dengan izin.

    Setiap narasumber membaca kutipannya sebelum terbit. Yang ingin namanya disamarkan kami samarkan, dan kami katakan demikian di catatan.

  6. Kami percaya pada kata cukup.

    Enam tulisan per edisi, satu surat per bulan. Kami tidak berniat menjadi lebih besar daripada yang sanggup kami sunting dengan teliti.

Kolofon

Siapa yang mengerjakan majalah ini, dengan apa, dan dibiayai oleh siapa.

Penerbit
Perkumpulan Teras Kembang Arum (fiktif)
Penyunting
Laksmi Pradnyawati
Kontributor
Galih Wirasena, Nurul Maheswari, Bayu Samodra, Ratih Kusumadewi
Terbit
Kira-kira sebulan sekali, sejak tiga tahun lalu; kini Edisi 14
Huruf
Judul disetel dengan Fraunces, teks dengan Karla
Foto
Ilustrasi dari bank foto bebas pakai; potret kontributor berupa gambar tangan
Pembiayaan
Iuran sukarela pembaca; laporan ringkas dimuat di nawala setiap enam bulan
Alamat
Jl. Kenanga Dalam No. 9, Kel. Sekar Wetan, Kota Kembang Arum 57214
Jam
Meja redaksi buka Selasa–Jumat, 09.00–15.00 WIB
Kontak
Telepon/WA 0812-0000-1409 · Surel redaksi@teras.test

Untuk penulis

Cara mengirim tulisan

Kami menerima tulisan dari siapa saja yang tinggal di Kota Kembang Arum atau menulis tentang orang dan tempat di kota ini. Penulis baru sama diterimanya dengan yang berpengalaman; para kontributor kami pun mulai dari satu gagasan pendek.

Ketentuan singkat

  • Karya sendiri, belum pernah dimuat di tempat lain.
  • Tidak memuat promosi usaha milik penulis atau keluarganya.
  • Honor dibayar setelah terbit; besarannya kami sebut di balasan pertama.
  • Hak cipta tetap pada penulis; Teras memegang izin muat pertama.
  1. Kirim gagasan dulu, bukan naskah jadi

    Tiga sampai lima kalimat: apa yang ingin Anda tulis, siapa atau tempat mana yang akan Anda datangi, dan untuk rubrik apa.

  2. Tunggu balasan penyunting

    Kami membalas semua gagasan, biasanya dalam sepuluh hari kerja. Bila cocok, kami sepakati panjang tulisan dan tenggat yang longgar.

  3. Tulis, lalu sunting bersama

    Naskah 200 sampai 700 kata, dalam bahasa Indonesia sehari-hari. Penyuntingan biasanya dua putaran, dan Anda melihat setiap perubahan.

  4. Narasumber membaca kutipannya

    Sebelum terbit, kutipan langsung dibacakan atau dikirimkan kepada narasumber. Ini tugas penulis, dengan bantuan kami bila perlu.

Contoh: kedua tombol hanya menyiapkan pesan tanpa penerima. Alamat naskah redaksi: naskah@teras.test, WhatsApp 0812-0000-1409.