← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Teras Hidup pelan di Kembang Arum
Menu

Orang-orang di balik Teras

Satu penyunting, empat penulis

Semuanya tinggal di Kota Kembang Arum dan menulis tentang tempat yang bisa mereka datangi lagi. Potret di halaman ini berupa ilustrasi, bukan foto.

Tinggal di
Sekar Wetan
Bergabung
Edisi 1
Rubrik
Rumah

Penyunting

Laksmi Pradnyawati

Mendirikan Teras dari meja makan rumahnya setelah dua belas tahun menjadi penyunting naskah lepas. Membaca setiap tulisan sedikitnya tiga kali: sekali sebagai pembaca, sekali sebagai penyunting, dan sekali dengan suara keras.

Menyunting dengan pensil di atas kertas cetak, lalu baru memindahkan coretannya ke berkas.

1 tulisan di tiga edisi terakhir

Tinggal di
Lembah Suji
Bergabung
Edisi 2
Rubrik
Rumah, Usaha Kecil

Kontributor tetap

Galih Wirasena

Bekas juru gambar bangunan yang lebih suka menulis tentang rumah yang sudah lama dihuni daripada yang baru selesai dibangun. Juga meliput usaha kecil di gang-gang Kembang Arum, biasanya dengan berjalan kaki.

Datang ke tempat liputan sedikitnya tiga kali pada jam yang berbeda sebelum mulai menulis.

5 tulisan di tiga edisi terakhir

Tinggal di
Karang Pandan
Bergabung
Edisi 3
Rubrik
Kebun, Rumah

Kontributor tetap

Nurul Maheswari

Guru biologi yang berkebun di halaman belakang seluas dua belas meter persegi. Menulis panduan yang sudah ia coba sendiri sekurang-kurangnya satu musim, termasuk bagian yang gagal.

Menyimpan buku catatan kebun bertanggal sejak tujuh tahun lalu dan sering mengutipnya.

4 tulisan di tiga edisi terakhir

Tinggal di
Banyu Asri
Bergabung
Edisi 5
Rubrik
Tangan

Kontributor

Bayu Samodra

Belajar mengukir kayu dari pamannya, lalu menyadari ia lebih telaten mencatat cara orang lain bekerja. Menulis tentang perajin dan perkakas, dan selalu pulang membawa satu barang buatan narasumbernya, dibeli dengan harga biasa.

Mencoba sendiri pekerjaan yang ia liput, sekalipun hasilnya tidak layak difoto.

3 tulisan di tiga edisi terakhir

Tinggal di
Banyu Asri
Bergabung
Edisi 6
Rubrik
Meja

Kontributor

Ratih Kusumadewi

Juru masak rumahan yang pernah mengelola katering kecil. Menulis resep bersama orang yang memasaknya setiap hari, lalu menguji ulang takarannya di dapur sendiri sebelum naskah dikirim.

Memasak setiap resep sedikitnya tiga kali, sekali di antaranya dengan kompor satu tungku.

3 tulisan di tiga edisi terakhir

Ingin menulis untuk Teras? Baca cara mengirim tulisan.