Cedera Olahraga
Untuk cedera otot, ligamen, dan sendi akibat olahraga. Program diakhiri dengan tes kelincahan dan kekuatan agar Anda tahu kapan aman kembali berlatih penuh.
Siapa yang cocok
- Keseleo pergelangan kaki berulang
- Nyeri lutut depan pada pelari dan pemain futsal
- Cedera bahu pada pemain voli, badminton, dan renang
- Otot paha tertarik (hamstring strain)
Perlu diperiksa dokter dulu: Bengkak besar mendadak, sendi terkunci, atau curiga patah tulang perlu foto rontgen dan pemeriksaan dokter dulu.
Alur terapi per minggu
| Periode | Fokus | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Minggu 1 | Lindungi jaringan | Asesmen cedera, kompres dingin, taping, latihan gerak tanpa beban |
| Minggu 2–3 | Kembalikan gerak | Terapi manual, latihan kekuatan isometrik, sepeda statis |
| Minggu 4–5 | Kekuatan & keseimbangan | Latihan beban bertahap, papan keseimbangan, latihan satu kaki |
| Minggu 6 | Kembali bertanding | Latihan lompat dan ganti arah, tes hop dan kelincahan, rencana latihan tim |
Alur dapat dipercepat atau diperlambat sesuai hasil evaluasi ulang setiap 4–6 sesi.
Alat yang dipakai
- Ultrasound terapi
- Pita taping
- Papan keseimbangan
- Sepeda statis
- Dumbel dan kettlebell
- Cone dan tangga kelincahan
Latihan di rumah
Contoh latihan yang biasanya diberikan. Lakukan setelah dicontohkan langsung oleh terapis; hentikan bila nyeri bertambah tajam.
| Latihan | Takaran |
|---|---|
| Berdiri satu kaki | 30 detik, 3 kali tiap kaki |
| Calf raise | 15 kali, 3 set |
| Wall sit | Tahan 30 detik, 4 kali |
| Rotasi bahu dengan karet elastis | 12 kali, 3 set |