Terapi Tumbuh Kembang Anak
Fisioterapi untuk anak dengan keterlambatan motorik kasar, otot terlalu lemas atau kaku, dan cerebral palsy. Setiap sesi berbentuk permainan terarah dan orang tua mendapat lembar latihan mingguan.
Siapa yang cocok
- Bayi usia 6–9 bulan yang belum bisa tengkurap atau duduk
- Anak usia 18 bulan yang belum berjalan sendiri
- Anak dengan otot lemas (hipotonus) atau kaku
- Anak dengan cerebral palsy dan sindrom Down
Perlu diperiksa dokter dulu: Anak yang sedang demam atau sakit menular dijadwalkan ulang. Keterlambatan bicara murni dirujuk ke terapis wicara.
Alur terapi per minggu
| Periode | Fokus | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Minggu 1 | Kenali anak | Wawancara orang tua, skrining motorik, pengamatan bermain bebas |
| Minggu 2–4 | Kontrol tubuh | Latihan kontrol kepala dan badan, tengkurap, duduk dengan bola terapi |
| Minggu 5–8 | Berpindah posisi | Latihan merangkak, berdiri berpegangan, rintangan sederhana |
| Minggu 9–12 | Berjalan & bermain | Latihan jalan, naik-turun tangga kecil, evaluasi dan target berikutnya |
Alur dapat dipercepat atau diperlambat sesuai hasil evaluasi ulang setiap 4–6 sesi.
Alat yang dipakai
- Matras terapi
- Bola dan roll terapi
- Ayunan sensori
- Tangga mini
- Papan titian
- Mainan stimulasi
Latihan di rumah
Contoh latihan yang biasanya diberikan. Lakukan setelah dicontohkan langsung oleh terapis; hentikan bila nyeri bertambah tajam.
| Latihan | Takaran |
|---|---|
| Waktu tengkurap sambil bermain | 3–5 menit, beberapa kali sehari |
| Duduk di pangkuan dengan sedikit goyangan | 5 menit, 2 kali sehari |
| Merangkak melewati bantal | 5 putaran, sesuai minat anak |
| Berdiri berpegangan di sofa | 1–2 menit, dengan pengawasan |