Pemulihan Pascastroke
Latihan bertahap untuk mengembalikan kemampuan duduk, berdiri, berjalan, dan memakai tangan sehari-hari. Keluarga atau pendamping dilatih cara membantu tanpa membuat pasien bergantung.
Siapa yang cocok
- Pasien stroke yang sudah stabil dan dipulangkan dari rumah sakit
- Stroke lama (lebih dari 6 bulan) yang ingin memperbaiki pola jalan
- Pasien dengan kekakuan otot (spastisitas) pada lengan atau tungkai
- Keluarga yang ingin belajar cara memindahkan pasien dengan aman
Perlu diperiksa dokter dulu: Pasien yang masih dalam perawatan akut atau tekanan darah belum terkontrol menunggu persetujuan dokter penanggung jawab.
Alur terapi per minggu
| Periode | Fokus | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Minggu 1–2 | Kontrol duduk | Asesmen fungsi, latihan keseimbangan duduk, stimulasi listrik otot, edukasi keluarga |
| Minggu 3–4 | Berdiri & pindah | Latihan duduk ke berdiri, berdiri di palang sejajar, pindah dari kursi ke tempat tidur |
| Minggu 5–8 | Berjalan | Latihan jalan dengan alat bantu, naik-turun tangga, latihan fungsi tangan |
| Minggu 9–12 | Aktivitas harian | Latihan berpakaian, makan, dan jalan di luar ruangan; evaluasi alat bantu |
Alur dapat dipercepat atau diperlambat sesuai hasil evaluasi ulang setiap 4–6 sesi.
Alat yang dipakai
- Palang sejajar (parallel bar)
- Electrical stimulation (FES)
- Tilt table
- Cermin postur
- Tangga latihan
- Alat latihan genggam
Latihan di rumah
Contoh latihan yang biasanya diberikan. Lakukan setelah dicontohkan langsung oleh terapis; hentikan bila nyeri bertambah tajam.
| Latihan | Takaran |
|---|---|
| Latihan menggenggam bola karet | 15 kali, 3 set per hari |
| Duduk ke berdiri dari kursi | 5–10 kali dengan pendamping, 2 kali sehari |
| Menggeser beban di posisi berdiri | 2 menit, berpegangan pada meja |
| Peregangan lengan yang kaku | Dibantu keluarga, tahan 30 detik, 5 kali |
Terapis terkait
Bambang Setyo Nugroho, S.Ft., Ftr., M.Fis.
Kepala layanan, fisioterapis geriatri
Profil dan sertifikasi