← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Langsung ke isi
Catatan Pinggir Jalan

Berkata “Belum Tahu”

Dua kata yang paling sulit saya ucapkan kepada penulis, dan paling sering menyelamatkan naskah mereka.

Dimas Ardhana · Kerja · 1 menit baca (215 kata)

Seorang penulis bertanya kepada saya minggu ini apakah bab pembuka naskahnya sebaiknya dipindah ke belakang. Sepuluh tahun lalu saya akan menjawab dalam tiga detik, dengan yakin, sebab saya mengira untuk itulah penyunting dibayar: selalu punya jawaban. Kali ini saya bilang, “Saya belum tahu. Beri saya sampai Kamis.”

Dua kata itu dulu terasa seperti pengakuan tidak becus. Di kantor penerbitan tempat saya belajar, orang yang paling dihormati adalah yang paling cepat berpendapat. Saya meniru mereka, dan selama beberapa tahun saya memberi banyak saran yang cepat, yakin, dan keliru. Beberapa naskah menjadi lebih buruk karena saya tidak tahan diam.

Yang saya pelajari kemudian adalah bahwa “belum tahu” berbeda dari “tidak tahu”. Yang kedua adalah titik. Yang pertama adalah janji: saya akan membaca ulang, saya akan mencoba dua susunan, saya akan kembali dengan alasan, bukan hanya selera. Penulis hampir selalu menerima janji itu dengan lega, karena mereka sendiri juga belum tahu dan lelah berpura-pura.

Hari Kamis saya menjawab: bab pembuka tetap di depan, tetapi dipotong separuh. Saya menyertakan dua halaman alasan. Penulisnya tidak setuju pada satu hal, dan ia benar pada hal itu. Naskahnya sekarang lebih baik daripada versi saya maupun versi dia.

Jawaban cepat membuat saya tampak pintar selama satu percakapan. Jawaban yang datang hari Kamis lebih sering membuat bukunya jadi benar. Saya dibayar untuk yang kedua.

Tulisan lain bertopik kerja

Semua tulisan bertopik kerja →

Berlangganan

Satu tulisan baru setiap minggu, dikirim sebagai surel biasa tanpa gambar dan tanpa pelacak. Cukup kirim surel kosong ke surat@catatanpinggirjalan.test, atau ikuti lewat umpan RSS dengan pembaca umpan pilihan Anda. Berhenti kapan saja dengan membalas “cukup”.

Alamat surel di atas hanya contoh (demo).