← Galeri
Pesan
Demo oleh abcweb.id
Langsung ke isi
Catatan Pinggir Jalan

Arsip

Semua tulisan

20 tulisan, kira-kira 5.900 kata, disusun dari yang terbaru. Satu tulisan terbit setiap minggu.

Topik

Menampilkan 20 tulisan.

2026

Oktober

Warung yang Tutup Pukul Dua

Bu Marni menurunkan tirai bambu tepat pukul dua siang, dan hitungannya ternyata lebih rapi daripada jadwal kerja saya.

Kota · 3 menit baca

Berjalan Kaki Tanpa Tujuan

Empat puluh menit setiap sore, tanpa rute dan tanpa penghitung langkah. Yang saya dapat bukan kebugaran, melainkan kalimat.

Kebiasaan · 1 menit baca

September

Membaca Lambat

Tahun ini saya berhenti menghitung jumlah buku. Dua puluh halaman sehari, dengan pensil, ternyata lebih banyak yang tinggal.

Buku · 1 menit baca

Daftar Tugas yang Tidak Pernah Selesai

Saya menyimpan daftar tugas selama sebelas tahun dan tidak sekali pun mengosongkannya. Mungkin memang bukan itu gunanya.

Kerja · 3 menit baca

Hujan Pertama Musim Ini

Pukul tiga sore, setelah lima bulan kering, seluruh gang keluar ke teras hanya untuk melihat air jatuh.

Catatan harian · 1 menit baca

Agustus

Setahun Menulis Tangan Setiap Pagi

Tiga halaman, sebelum membuka layar apa pun. Setelah dua belas buku tulis, inilah yang berubah dan yang ternyata tidak.

Kebiasaan · 3 menit baca

Rapat yang Seharusnya Jadi Surat

Satu jam bicara, lima orang, dan satu keputusan yang bisa ditulis dalam empat kalimat. Saya mulai meminta empat kalimat itu lebih dulu.

Kerja · 1 menit baca

Tukang Kunci di Depan Pasar

Kunci pagar patah pagi ini. Lima belas menit di kios Pak Umar memberi saya lebih banyak daripada duplikat kunci.

Catatan harian · 1 menit baca

Pulang ke Kota yang Tidak Berubah Banyak

Tiga tahun lalu saya pindah kembali ke Giriwening. Yang saya temukan bukan masa kecil, melainkan kota yang punya ukurannya sendiri.

Kota · 3 menit baca

Juli

Ponsel di Laci

Bukan dimatikan, bukan dipasangi aplikasi pembatas. Hanya ditaruh di laci dapur, sebelas langkah dari meja kerja.

Kebiasaan · 1 menit baca

Rak Buku Bapak

Bapak meninggalkan satu rak berisi seratus empat puluh buku dan kebiasaan menulis tanggal di halaman terakhir. Saya sedang membacanya berurutan.

Buku · 3 menit baca

Bekerja dari Meja Makan

Saya tidak punya ruang kerja. Saya punya meja makan yang harus dikosongkan pukul dua belas, dan batas itu ternyata menolong.

Kerja · 1 menit baca

Sepeda Tua Pak Wiryo

Tetangga saya meminjamkan sepeda jengki yang umurnya lebih tua daripada saya. Remnya satu, belnya dua.

Catatan harian · 1 menit baca

Juni

Lampu Merah Satu-satunya

Giriwening hanya punya satu lampu lalu lintas, di simpang empat depan kantor pos. Orang memakainya sebagai penanda, bukan pengatur.

Kota · 1 menit baca

Tidur Siang Dua Puluh Menit

Pukul satu, di lantai, dengan pengatur waktu dapur. Kebiasaan yang dulu saya sembunyikan dari rekan kerja.

Kebiasaan · 1 menit baca

Meminjamkan Buku

Buku yang dipinjamkan jarang kembali. Saya memutuskan berhenti mencatat dan mulai menganggapnya cara buku bepergian.

Buku · 1 menit baca

Berkata “Belum Tahu”

Dua kata yang paling sulit saya ucapkan kepada penulis, dan paling sering menyelamatkan naskah mereka.

Kerja · 1 menit baca

Mei

Catatan Pertama

Mengapa blog ini ada, mengapa namanya begitu, dan tiga aturan yang saya buat untuk diri sendiri.

Catatan harian · 1 menit baca