Menerima somasi bukan berarti Anda sudah digugat. Memahami fungsinya membantu Anda menanggapi dengan langkah yang tepat dan tidak gegabah.
Somasi adalah teguran tertulis agar seseorang memenuhi kewajibannya dalam jangka waktu tertentu. Dalam praktik, somasi sering menjadi langkah awal sebelum gugatan wanprestasi diajukan, sekaligus kesempatan terakhir untuk menyelesaikan masalah secara damai.
Apa yang biasanya dimuat
- Identitas pihak yang menegur dan pihak yang ditegur
- Uraian singkat hubungan hukum, misalnya perjanjian jual beli
- Kewajiban yang dianggap belum dipenuhi
- Batas waktu pemenuhan dan langkah yang akan diambil bila tidak dipenuhi
Langkah setelah menerima somasi
Catat tanggal diterimanya somasi dan batas waktu yang disebutkan. Kumpulkan perjanjian, bukti pembayaran, dan percakapan yang berkaitan. Hindari membalas dengan emosi melalui pesan singkat, karena tanggapan tertulis dapat dijadikan bukti di kemudian hari.
Bila Anda merasa tuduhan dalam somasi tidak tepat, tanggapan tertulis yang menjelaskan posisi Anda secara tertib biasanya lebih bermanfaat daripada diam. Bila tuntutan itu memang berdasar, somasi dapat menjadi titik awal perundingan cara pemenuhan kewajiban.
Jangan abaikan batas waktunya
Mengabaikan somasi tidak menghentikan proses. Pihak yang menegur dapat menganggap tidak ada itikad baik dan melanjutkan ke pengadilan. Konsultasikan isi somasi sebelum batas waktunya berakhir.